Kamis, 26 Januari 2012

Manajemen Resiko


Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu. Manajemen risiko tradisional terfokus pada risiko-risiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian, serta tuntutan hukum. Manajemen risiko keuangan, di sisi lain, terfokus pada risiko yang dapat dikelola dengan menggunakan instrumen-instrumen keuangan.

Sasaran dari pelaksanaan manajemen risiko adalah untuk mengurangi risiko yang berbeda-beda yang berkaitan dengan bidang yang telah dipilih pada tingkat yang dapat diterima oleh masyarakat. Hal ini dapat berupa berbagai jenis ancaman yang disebabkan oleh lingkungan, teknologi, manusia, organisasi dan politik. Di sisi lain pelaksanaan manajemen risiko melibatkan segala cara yang tersedia bagi manusia, khususnya, bagi entitas manajemen risiko (manusia, staff, dan organisasi).

Dalam perkembangannya Risiko-risiko yang dibahas dalam manajemen risiko dapat diklasifikasi menjadi

* Risiko Operasional
* Risiko Hazard
* Risiko Finansial
* Risiko Strategik

Kategori risiko

Risiko dapat dikategorikan ke dalam dua bentuk :

1. risiko spekulatif, dan
2. risiko murni.

RESIKO SPEKULATIF

Risiko spekulatif adalah suatu keadaan yang dihadapi perusahaan yang dapat memberikan keuntungan dan juga dapat memberikan kerugian.

RESIKO MURNI

Risiko murni (pure risk) adalah sesuatu yng hanya dapat berakibat merugikan atau tidak terjadi apa-apa dan tidak mungkin menguntungkan. Salah satu contoh adalah kebakaran, apabila perusahaan menderiat kebakaran,maka perusahaan tersebut akan menderita kerugian.

15 komentar:

  1. setiap kita menjalani sesuatu pasti ada resikonya , maka dari itu harus meminimalisir resiko itu tersibut . untuk kebaikan semua .

    BalasHapus
    Balasan
    1. dengan adanya manajemen resiko masalah dalam setiap proses manajemen dapat di handle

      Hapus
  2. didalam manajemen juga ada manajemen resiko yaitu dengan tujuan mangetahui ancamannya

    BalasHapus
  3. suatu manajemen pasti memiliki resiko, dalam manajemen resiko diatas ada klasifikasi resiko-resiko, apa yang dimaksud resiko hazard?
    -terimakasih :)

    BalasHapus
  4. manajemen resiko sangat penting karena bisa membayangkan resiko dari setiap kebijakan yg di lakukan perusahaan,

    BalasHapus
  5. di setiap perusahaan atau organisasi sangatlah dibutuhkan suatu sistem manajemen resiko, hal ini berfungsi utnuk menangani jika terjadinya suatu resiko di dalam perusahaan tersebut

    BalasHapus
  6. Manajemen resiko adalah proses pengukuran atau penilaian resiko serta pengembangan strategi pengelolaannya

    BalasHapus
  7. manajemen resiko itu pasti sangat berperan dalam perusahaan yang bisa bersifat baik atau buruk .

    BalasHapus
  8. ternyata RESIKO SPEKULATIF sangat berbahaya untuk perusahaan...

    BalasHapus
  9. manajemen resiko sangat penting dipelajari untuk seorang yang ingin berwirausaha

    BalasHapus
  10. Risiko murni (pure risk) adalah sesuatu yng hanya dapat berakibat merugikan atau tidak terjadi apa-apa dan tidak mungkin menguntungkan.

    BalasHapus
  11. manjemen resiko sangat penting untuk di pelajari bagi anda yang ingin bersaing di suatu perusahaan .

    BalasHapus
  12. resiko kebangkrutan perusahaan dapat di minimalisir melalui tingkat ke afektivitasan sebuah perusahaan

    BalasHapus
  13. setiap perusahaan pasti mempunyai resiko yang berbeda mau pun itu resiko yang menguntungkan mau pun sesiko yang merugikan

    BalasHapus
  14. manajemen resiko sangat penting karena bisa membayangkan resiko dari setiap kebijakan yg di lakukan oleh sebuah badan usaha

    BalasHapus